Sesuai dengan namanya Long = Panjang, kopi ini memiliki panjang yang berbeda dengan jenis kopi yang lain, di dataran tinggi daerah Bener Meriah, Kopi Longberry dipilih atau dipisahkan dari varietas kopi normalnya. Bagi mereka yang sudah mencoba menyeduh kopi ini, Kawan Kopitree akan memperhatikan bahwa biji kopi longberry ini memiliki bentuk yang memanjang, yang terlihat agak berbeda dari varietas lain yang umumnya bulat. Ada sedikit informasi dari varietas ini terkait dengan varietas typical dan geisha karena bentuk bijinya yang memanjang. Jika Kawan Kopitree tertarik untuk membaca lebih lanjut tentang kopi ini, kami memiliki cerita yang sangat menarik tentang bagaimana kopi ini bisa sampai ke tangan kami.

 

Kami pertama kali mendapatkan Kopi ini dari kampong Reremal, Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah dan jika Kawan Kopitree ingin melihat langsung bagaimana Kopi Longberry di proses kawan kopitree bisa langsung berkunjung ke kampong tersebut, jaraknya sekitar 4 km dari pusat kota Takengon, karena kopi longberry ini begitu terkenal, para petani mulai menanam varietas longberry pada kebun baru maupun sebagai tanaman kopi sulaman/kopi pengganti yang telah mati pada kebun mereka.

Adapun keingin tahuan kami akan Kopi Longberry sangatlah besar pada saat itu jadi kami meminta teman kami, Mus, untuk menceritakan latar belakang tentang Kopi Longberry ini. Ini adalah versi ringkasan dari informasi latar belakang dari mus sendiri :

  • Produksi Kopi Longberry ini sangat sedikit dan terbatas, mungkin hanya 3 atau 5 persen saja dari jumlah kopi di dataran tinggi bener meriah, jadi jika ingin memasarkan atau ingin memiliki stok kopi longberry ini untuk jumlah yang besar, perlu waktu dan biaya termasuk tenaga yang ekstra untuk memproduksi Kopi Longberry ini.
  • Persentase kopi yang dihasilkan, yang benar-benar panjang dari varietas ini berbeda-beda sangat tergantung pada sistem budidaya kopi yang dilakukan oleh petani, petani yang merawat kebunnya dengan sistem budidaya yang baik, jika tidak didukung oleh tanah yang subur maka persentase kopi yang dihasilkan mencapai 80 sampai 90% menjadi biji kopi Longberry yang siap produksi.
  • Pengkategorian Kopi Longberry menjadi kopi specialty tentu karena citarasanya yang khusus dan kopi Longberry hanya dipilih dari satu varietas secara bahasa perkopian kita biasa menyebutnya sebagai kopi single origin.

 

“Ada perbedaan umum di Gayo. Seperti yang telah kita ketahui tentang varietas ini selama bertahun-tahun, kami telah melihat beberapa mutasi yang berbeda dalam varietas itu sendiri. Kami telah mengambil waktu untuk memisahkan setiap perbedaan yang kami perhatikan dan bereksperimen dengan mereka.

Kami pertama kali memulai dengan biji kopi  biasa. Dengan variasi umum ini kami telah memperhatikan bahwa secara alami, ada perubahan dalam struktur pohon dan analisis dilakukan untuk melihat apakah perubahan ini juga terjadi di proses cupping.

Kami pertama kali mulai memisahkan semua pohon yang terlihat secara struktural lebih dan lebih seperti kopi biasa dan kemudian memisahkan mereka dan mendapatkan apa yang kami ingin sebut varietas murni. Karena kami tidak memiliki sertifikasi ilmiah untuk prosedur ini, kami hanya memanggil mereka nama yang kami anggap sesuai.

Seiring waktu berlalu dan kami menjadi lebih akrab dengan segregasi baru ini, kami melihat perbedaan lebih lanjut dan dengan uji coba cupping kami melihat bahwa rasa berkembang  dengan perubahan baru dalam struktur varietas pohon.

 

Kami mengambil mutasi positif dan memisahkannya untuk mendapatkan apa yang akan menjadi generasi ketiga dari Gayo  dan kami sekarang memanggil Longberry Gayo. Ketika Anda melihat melalui kopi hijau itu akan memiliki persentase yang lebih besar dari “Biji jenis Longberry.” Cup caracteristics untuk Gayo longberry adalah bahwa ia menunjukkan lebih banyak keasaman citric dan Rasa Vinili sehingga keseluruhan cangkir memiliki keasaman lebih jelas dan elegan. ”

05July
2018
  • 0

Add Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe

Weekly newsletter

Stay updated with Kopitree Subscribe  for stories, coffee tips, and brewing equipment